Program Studi Teknik Mesin Universitas Bangka Belitung didirikan pada tanggal 12 April 2006. Pendirian prodi ini berada di bawah Fakultas Teknik dan dilegalkan melalui SK Menteri Pendidikan Tinggi Nomor 52/D/O/2006, seiring dengan berdirinya lembaga induk UBB yang merupakan hasil penggabungan tiga perguruan tinggi swasta di Bangka. Menjadi bagian dari Fakultas Teknik UBB yang awalnya berasal dari penggabungan Politeknik Manufaktur Timah (Polman Timah), STIPER Bangka, dan Sekolah Tinggi Teknik Pahlawan 12 (STTP 12).
Berstatus awal sebagai perguruan tinggi swasta sebelum akhirnya resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada November 2010 melalui Peraturan Presiden RI Nomor 65 Tahun 2010.

Berada di bawah unit kerja Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Mesin menjalankan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka sejak Semester Genap Tahun 2020/2021. Program Studi Teknik Mesin memiliki empat program Peminatan, diantaranya Peminatan Konversi Energi, Proses manufaktur, Teknik Material dan Rekayasa Manufaktur. Lulusan Program Studi Teknik mesin menyandang gelar Sarjana setelah menempuh pendidikan minimal 144 SKS.
Berada di bawah unit kerja Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Mesin menjalankan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka sejak Semester Genap Tahun 2020/2021. Program Studi Teknik Mesin memiliki empat program Peminatan, diantaranya Peminatan Konversi Energi, Proses manufaktur, Teknik Material dan Rekayasa Manufaktur. Lulusan Program Studi Teknik mesin menyandang gelar Sarjana setelah menempuh pendidikan minimal 144 SKS.